in a- ak st pu om t.c po gs lo .b

t.c “Faktanya adalah, kau sudah lelah menerima kesopanan, ke- po hormatan, dan perhatian yang berlebihan. Kau sudah muak lo gs dengan para wanita yang berbicara, memandang, do .b dan berusaha keras untuk mencari persetujuan darimu. a- in Lalu aku datang, dan kau langsung tertarik karena pu st ak aku sangat berbeda dari mereka.” —Elizabeth Bennet

t.c po gs lo .b do in aak st pu Qanita membukakan jendela-jendela bagi Anda untuk menjelajahi cakrawala baru, menemukan makna dari pengalaman hidup dan kisah-kisah yang kaya inspirasi.

pu do in a- ak om t.c po gs lo .b

Diterjemahkan dari Pride and Prejudice Karya Jane Austen All rights reserved Hak terjemahan bahasa Indonesia pada Penerbit Qanita Penerjemah: Berliani Mantili Nugrahani Penyunting: Prisca Primasari Proofreader: Emi Kusmiati Hak cipta dilindungi undang-undang All rights reserved Edisi Pertama Februari 2011 Maret 2013 t.c po ak a- in do .b lo gs Diterbitkan oleh Penerbit Qanita PT Mizan Pustaka Anggota IKAPI Jln. Cinambo No. 135 (Cisaranten Wetan), Ujungberung, Bandung 40294 Telp. (022) 7834310 – Faks. (022) 7834311 e-mail: qanita@mizan.com facebook: Penerbit Mizan twitter: @penerbitmizan http://www.mizan.com om Edisi Kedua Desember 2014 pu st Desainer sampul: A.M. Wantoro Digitalisasi: Ibn’ Maxum ISBN 978-602-7870-84-0 E-book ini didistribusikan oleh Mizan Digital Publishing Jln. Jagakarsa Raya No. 40, Jakarta Selatan 12620 Telp. +6221-78864547 (Hunting); Faks. +62-21-788-64272 website: www.mizan.com e-mail: mizandigitalpublishing@mizan.com twitter: @mizandotcom facebook: mizan digital publishing

Tentang Penulis t.c Tak pernah diragukan bahwa nama Jane Austen selalu lekat gs po dalam hati pencinta sastra dunia. Novel-novelnya seperti Pride .b lo and Prejudice, Emma, dan Sense and Sensibility tak pernah le- in do kang dimakan waktu, bahkan setelah 150 tahun berlalu. Gaya ak a- penulisannya banyak menginspirasi penulis-penulis masa kini, pu st juga dikagumi karena kejujuran dan kekhasannya. Novelis Inggris yang lahir pada tahun 1775 ini meng awali karier menulisnya dengan membuat puisi, cerita pendek, dan drama yang hanya ditujukan untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Keahliannya adalah menulis cerita dengan genre roman, yang diwarnai fakta tentang keadaan sosial pada ma sanya. Dari seluruh karyanya, tokoh Elizabeth Bennet dalam Pride and Prejudice merupakan tokoh favorit Austen. Pera ngainya yang tegas, feminis, dan pada saat bersamaan ceria, membuatnya menjadi salah satu tokoh wanita yang paling dikagumi dalam literatur Inggris.[] 5

pu do in a- ak om t.c po gs lo .b

S udah menjadi rahasia umum bahwa seorang pemuda kaya om tentu ingin mencari istri. t.c Meskipun tidak banyak yang mengetahui perasaan atau gs po pandangan pemuda semacam itu ketika dia baru saja me .b lo masuki sebuah lingkungan baru, suatu anggapan telah terpatri do di pikiran para orangtua di sekelilingnya, bahwa dia adalah a- in calon pasangan yang tepat bagi salah seorang putri mereka. st ak “Suamiku Mr. Bennet tersayang,” kata Mrs. Bennet ke pu pada suaminya pada suatu hari, “sudahkah kau mendengar bahwa akhirnya ada yang menyewa Netherfield Park?” Mr. Bennet menjawab dia belum mendengar tentang hal itu. “Tetapi, itulah kenyataannya,” jawab Mrs. Bennet, “karena Mrs. Long baru saja dari sana dan dia menceritakannya kepadaku.” Mr. Bennet tidak menanggapi. “Apa kau tidak ingin tahu siapa pembelinya?” seru istri nya dengan tidak sabar. 7

Jane Austen “Kau ingin memberitahuku, dan aku tidak keberatan mendengarnya.” Ini dianggap sebagai undangan oleh Mrs. Bennet. “Nah, sayangku, kau harus tahu, Mrs. Long mengatakan bahwa Netherfield telah dibeli oleh seorang pria muda kaya raya dari wilayah utara Inggris; bahwa dia datang Senin lalu dengan kereta yang ditarik empat ekor kuda untuk melihatlihat tempat itu, dan dia merasa puas sehingga langsung mem buat kesepakatan dengan Mr. Morris. Dia akan menempati om tempat itu sebelum perayaan Michaelmas, dan beberapa pela t.c yannya akan tiba di sana pada akhir minggu depan.” gs po “Siapa namanya?” .b lo “Bingley.” do “Dia sudah menikah atau masih lajang?” a- in “Oh, aku yakin dia lajang, sayangku! Seorang bujangan st ak kaya raya; penghasilannya empat atau lima ribu setahun. Sung- pu guh hal yang menguntungkan bagi anak-anak gadis kita!” “Bagaimana mungkin? Apa pengaruhnya bagi mere ka?” “Suamiku sayang,” jawab istrinya, “jangan menyebalkan begitu! Kau pasti tahu aku berpikir dia akan menikahi salah seorang dari mereka.” “Itukah tujuannya menetap di sini?” “Tujuan! Kadang-kadang, bicaramu memang konyol! Tapi, sangat mungkin baginya untuk jatuh cinta dengan salah satu dari anak-anak kita, dan karena itulah kau harus mengunjunginya segera setelah dia tiba.”

Fleepit Digital © 2021