Buku Saku FFUP - Ramuan Tradisional Imunitas Tubuh

@officialfarmasiup

@farmasi_up

ffup.org/facebook

ffup.org/youtube farmasi.univpancasila.ac.id

1 |
Jl. Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan,
DKI Jakarta, 12640

@officialfarmasiup

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

@farmasi_up

ffup.org/facebook

|

DESEMBER 2020

ffup.org/youtube farmasi.univpancasila.ac.id

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

alisacnaP satisrevinU isamraF satlukaF
siluneP miT
0202 rebmeseD ,atrakaJ

.aynnapedek silunep kutnu anugreb haltagnas acabmep
irad naras nad kitirk akam ,ini ukub naanrupmeynep kutnu atak rihkA

.acabmep igab taafnam nakirebmem naka ini ukub malad id tapadret
gnay isamrofni awhab aynhunepes inikayem silunep numan ,nagnarukek
iaynupmem ini ukub nanusuynep malad id akij iradaynem nup siluneP

.hubut nahat ayad naktakgninem malad nakanugid tapad gnay
lanoisidart naumar nad tabo namanat iuhategnem raga takaraysam
isamrofni rebmus idajnem tapad raga nususid ini ukuB .takaraysam
adapek isakude nad isamrofni aidem iagabes nataheseK natawareP
nad tikayneP nahagecneP ,nataheseK naarahilemeP kutnu lanoisidarT
tabO nataafnameP ukas ukub nusuynem kutnu silunep adapek
nagnorod nakirebmem gnay isamraF satlukaF nakeD nad alisacnaP
satisrevnU rotkeR nanipmiP adapek nakpacu silunep hisak amireT

.nususid iaseles halet ini ukas ukub
anerak EMY nahuT adapek naktajnap silunep rukuys nad ijup alageS

2 |

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

AKATSUP RATFAD 71
HUBUT SATINUMI TAKGNINEP LANOISIDART NAUMAR 01
TABO NAMANAT HOTNOC TAKGNIS NAIARU 60
NAULUHADNEP 40
ISI RATFAD 30
RATNAGNEP ATAK 20
MI 10
NNUUSSUUYYNNEEPPMITT 30

3|

4|

pemanfaatan
tanaman obat

Dalam upaya untuk
pemeliharaan
kesehatan,
pencegahan
penyakit, dan
perawatan
kesehatan pada
masa Pandemi
Coronavirus
Disease 2019
(COVID-19)
masyarakat dapat
memanfaatkan
tanaman obat
sebagai obat
tradisional.

Masyarakat dapat melakukan pemberdayaan dan berperan aktif dalam
upaya pengembangan kesehatan tradisional dengan melakukan perawatan
kesehatan secara mandiri (asuhan mandiri) dan benar melalui pemanfaatan
tanaman obat sebagai obat tradisional.
Pelayanan kesehatan tradisional merupakan salah satu dari berbagai
kegiatan dalam upaya kesehatan berdasarkan Undang-Undang No. 36
Tahun 2009 tentang Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI telah
menetapkan formularium ramuan obat tradisional Indonesia (FROTI)
melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/187/2017,
yang penyusunannya dilakukan berdasarkan gangguan kesehatan yang
umumnya ditemukan di masyarakat. Penggunaan ramuan dalam FROTI ini
diarahkan untuk memelihara kesehatan dan membantu mengurangi keluhan
yang diderita. Hal ini sesuai dengan strategi pembangunan kesehatan,
masyarakat mampu memelihara kesehatannya, serta mengatasi gangguan
kesehatan ringan secara mandiri melalui kemampuan asuhan mandiri.

Issue 27 | 234

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

5|

petunjuk
pemanfaatan
tanaman obat
Pemanfaatan tanaman Obat sebagai Obat
tradisional dalam bentuk sediaan segar
sebaiknya
dilakukan
denganmemperhatikan
petunjuk
umum
pemakaiannya. Pertama, pemilihan jenis
tanaman, komposisi bahan, dan takaran
yang tepat sesuai dengan racikan ramuan
Obat tradisional yang akan dibuat. Kedua,
pengolahan tanaman Obat dimaksud harus
memperhatikan kebersihan, peralatan yang
digunakan, dan cara pengolahan yang
benar dan baik.
Peralatan untuk merebus simplisia
(bahan alamiah yang dipergunakan
sebagai Obat yang belum mengalami
pengolahan apapun juga dan kecuali
dinyatakan lain, berupa bahan yang
telah
dikeringkan)
tidak
boleh
menggunakan logam, kecuali stainless
steel. Alat merebus simplisia sebaiknya
terbuat dari kaca, keramik, atau
porselen.

Bahan ramuan Obat tradisional
harus dicuci bersih sebelum diproses
lebih lanjut.
Saringan yang digunakan terbuat
dari bahan plastik/nilon, stainless
steel, atau kassa. Obat tradisional
dalam
bentuk
sediaan
segar
sebaiknya dikonsumsi untuk 1 hari.
Pemanfaatan Obat tradisional dalam
bentuk
sediaan
jadi
harus
memperhatikan hal-hal berikut:
1. Obat tradisional harus memiliki izin
edar dari Badan Pengawas Obat
dan Makanan (BPOM).
2. Informasi yang tercantum dalam
kemasan harus diperhatikan, antara
Iain
aturan
pakai,
tanggal
kadaluarsa,
peringatan/kontra
indikasi, dan khasiat.
3. Kondisi kemasan dalam keadaan
baik (tidak rusak, tidak bocor, dan
tidak lusuh).
4. Bentuk fisik produk dalam keadaan
baik.

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

6|

pemanfaatan
dan khasiat
tanaman obat
Obat tradisional tidak boleh digunakan
dalam keadaan kegawatdaruratan dan
keadaan yang potensial membahayakan
jiwa. Bila keluhan belum teratasi atau
muncul keluhan Iain dalam penggunaan,
masyarakat harus menghentikan dan
berkonsultasi ke dokter atau tenaga
kesehatan Iain yang memiliki kompetensi
terkait
dengan
obat
tradisional.
Pemanfaatan tanaman obat sebagai
ramuan obat tradisional berdasarkan
khasiatnya
dapat
merujuk
pada
Formularium Obat Tradisional Indonesia
(FROTI). Lebih lanjut pemanfaatan yang
bersamaan
dengan
pengobatan
konvensional harus mendapat persetujuan
terlebih dahulu oleh dokter termasuk
diantaranya pemanfaatan ramuan obat
tradisional bagi ibu hamil dan menyusui.

Beberapa contoh khasiat obat tradisional:
1. Untuk daya tahan tubuh (ramuan
yang mengandung
meniran/kencur/mengkudu).
2. Untuk darah tinggi (ramuan yang
mengandung seledri/kumis kucing).
3. Untuk diabetes (ramuan yang
mengandung kayu manis/mengkudu
dan pare).
4. Untuk mengurangi keluhan batuk
(ramuan yang mengandung
kencur/lagundi/saga/jahe
merah/lemon/daun mint).
5. Untuk mengurangi keluhan flu
(ramuan yang mengandung jintan
hitam/mahkota dewa atau ramuan
meniran/jahe/mint/cengkeh).
6. Untuk mengurangi keluhan sakit
tenggorokan (ramuan yang
mengandung jahe/kencur/jeruk
nipis/adas/pala).
7. Untuk meningkatkan produksi Air Susu
lbu (ASI) (ramuan yang mengandung
katuk/pegagan/kelor/torbangun).

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

7 |
Rimpang/empon-empon: jahe
merah, jahe, temulawak, kunyit,
kencur dan lengkuas.
Umbi-umbian: bawang putih
Kulit kayu:kayu manis
Batang: Sereh

Daun: daun kelor, katuk, pegagan
Buah: jambu biji, lemon, jeruk nipis
Herba (seluruh bagian tumbuhan
di atas tanah terdiri dari batang,
daun, bunga, dan buah): meniran
Biji-bijian: jinten hitam

Beberapa tanaman obat dan bahan lainnya dapat dijadikan sebagai
bahan ramuan tradisional untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Jahe merah

Kunyit

Temulawak

Zingiber officinale

Curcuma domestica

Curcuma xanthoriza

Daun kelor

Daun pegagan
Centella asiatica

Bawang putih
Allium sativum

Madu

Jeruk nipis

Moringa oleifera

Kencur
Kaempferia galanga

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

Citrus aurantifolia
|

DESEMBER 2020

8 |
Jahe merah (Zingiber officinale)
Jahe mengandung gingerol yang memiliki
sifat antiinflamasi dan antioksidan kuat.
Jahe dapat memblokir aktivasi sel
kekebalan pro-inflamasi dan mengurangi
gejala alergi. Jahe dapat menurunkan
tingkat peradangan, yang membantu
meningkatkan kekebalan tubuh.

Rimpang Kunyit (Curcuma domestica)
Termasuk empon-empon yang dikenal
untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Teruji secara klinis dapat meningkatkan
daya tahan tubuh. Mengandung zat aktif
yang khas, yaitu curcuminoide dan
ukanon jenis A, B, C dan D yang berfungsi
merangsang daya tahan tubuh.

Rimpang Temulawak (Curcuma xanthoriza)
Memiliki efek meningkatkan daya tahan
tubuh. Kandungan senyawa berupa:
Fellandrean dan Turmerol, Kamfer
Glikosida, Foluymetik karbinol ,
Kurkuminoid (kurkumin dan
desmetoksikurkumin). Bermanfaat untuk
menetralkan racun, menghilangkan nyeri,
antibakteri, mencegah pelemakan dalam
sel-sel hati , dan antioksidan

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

9 |
Daun Kelor (Moringa oleifera)
Dalam daun kelor ada senyawa dan nutrisi
antara lain flavonoid, anthraquinon, alkaloid,
fenol, saponin, serta vitamin C. Kandungan
daun kelor dapat meningkatkan imunitas,
mencegah infeksi, dan antioksidan. Kelor
bersifat imunostimulan karena dapat
meningkatkan aktivitas makrofag.

Daun Pegagan (Centella asiatica)
Pegagan mempunyai manfaat sebagai
imunomodulator pada penyakit yang
membutuhkan pertahanan sistem imun
seluler maupun humoral. Kandungan
senyawa glikosida triterpenoid dan
asiaticosidae mempercepat perbaikan selsel kulit dan meningkatkan daya tahan tubuh
non spesifik.

Bawang Putih (Allium sativum)
Mempunyai keunggulan yaitu menjaga
kesehatan dengan cara meregulasi hormon
dan aliran darah. Bawang putih memiliki
fungsi dalam meningkatkan kekebalan yang
mengesankan. Bawang putih mengandung
allicin, sebuah komponen kuat yang dapat
menghancurkan bakteri dan infeksi.

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

01 |
Rimpang Kencur (Kaempferia galanga)
Kencur merupakan rimpang yang
berkhasiat untuk memperkuat sistem
kekebalan tubuh. Sama halnya jahe,
kencur juga berkhasiat membantu
sistem pernafasan agar berfungsi secara
baik. Hal itu dikarenakan, kencur bekerja
dengan meningkatkan sel-sel spleen dan
peritoneal yang berfungsi untuk
meningkatkan imunitas pada tubuh kita.

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia)
Jeruk nipis mengandung vitamin C dan
antioksidan yang dapat memperkuat
sistem imun dan membantu tubuh
untuk melawan penyakit. Jeruk nipis
bermanfaat untuk meningkatkan
produksi sel sehat yang membantu
proses pembunuhan mikroba patogen.

Madu
Madu merupakan zat alami yang
dihasilkan oleh lebah dengan bahan
baku dari nektar bunga. Madu dapat
meningkatkan sistem kekebalan tubuh
dengan merangsang produksi sel
kekebalan tubuh. Kandungan gula alami
dari madu dapat meningkatkan stamina
tubuh agar tetap fit, serta tingginya zat
antioksidan dalam madu dapat
meredam radikal bebas dalam tubuh.
FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

11 |

6

Ramuan Tradisional
Peningkat Daya
Tahan Tubuh

Sumber: Kementrian Kesehatan RI

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

21 |
Ramuan Peningkat
Daya Tahan Tubuh
Cara membuat:

1
Bahan:
Jahe merah
2 ruas ibu jari

1. Cuci bersih jahe merah
lalu digeprek.
2. Siapkan jeruk nipis dan
kayu manis
3. Rebus air hingga
mengeluarkan banyak
uap
4. Masukan semua bahan
yang sudah disiapkan,
kecilkan api
5. Masukan gula merah
6. Rebus selama 15 menit.
7. Saring dalam keadaan
dingin.

Jeruk nipis
1 buah
Kayu manis
3 jari
Gula merah
secukupnya
Air putih
3 cangkir

Cara pemakaian:
Ramuan diminum
1 x sehari 1 ½ cangkir

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

Sumber:
Kementrian Kesehatan RI

|

DESEMBER 2020

31 |
Ramuan Peningkat
Daya Tahan Tubuh
Cara membuat:

2
Bahan:
Kunyit
1 ruas ibu jari

1. Cuci bersih semua
bahan, kunyit dan
lengkuas digeprek.
2. Rebus air hingga
mendidih, kecilkan api
dan masukan semua
bahan
3. Tunggu kira-kira hingga
setengahnya dan
matikan
4. Saring dalam keadaan
dingin.

Jeruk nipis
1 buah
Lengkuas
1 ruas ibu jari
Gula merah
secukupnya
Air putih
3 cangkir

Cara pemakaian:
Ramuan diminum
2 x sehari 1 ½ cangkir

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

Sumber:
Kementrian Kesehatan RI

|

DESEMBER 2020

41 |
Ramuan Peningkat
Daya Tahan Tubuh
Cara membuat:

3
Bahan:
Pegagan
1 jumput

1. Siapkan jahe merah dan
temulawak dicuci bersih
dan digeprek.
2. Daun pegagan dicuci
sampai bersih.
3. Rebus air sampai
mendidih, lalu kecilkan
api.
4. Masukan jahe merah,
temulawak, pegagan dan
gula aren.
5. Tunggu sampai air tersisa
kira - kira 2 gelas
6. Sesudah dingin disaring
7. Tambahkan perasan jeruk
nipis.

Jahe merah
1 ruas ibu jari
Jeruk nipis
1 buah
Temulawak
1 iris

Gula merah
secukupnya
Air putih
3 gelas

Cara pemakaian:
Ramuan diminum
2 x sehari 1 gelas

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

Sumber:
Kementrian Kesehatan RI

|

DESEMBER 2020

51 |
Ramuan Peningkat
Daya Tahan Tubuh
Cara membuat:

4
Bahan:
Beras
100 gram

1. Sangrai beras hingga
warna kekuningan.
2. Kupas kencur dan cuci
hingga bersih.
3. Haluskan beras, kencur
dan gula aren.
4. Siapkan air di dalam
panci.
5. Masukkan bahan yang
telah disiapkan ke
dalam air sampai
mendidih, tambahkan
pandan
6. Setelah disaring
ramuan siap diminum

Kencur
50 gram
Daun pandan
3 lembar
Gula merah
secukupnya
Air putih
2300 ml

Cara pemakaian:
Ramuan diminum
2 x sehari 1 gelas

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

Sumber:
Kementrian Kesehatan RI

|

DESEMBER 2020

61 |
Ramuan Peningkat
Daya Tahan Tubuh

5

Cara membuat:

Bahan:
Daun kelor
2 genggam

1. Rebus air sampai
mendidih
2. Masukan daun kelor
yang telah dibersihkan
3. Matikan api beberapa
saat dan air rebusan
berubah menjadi
kehijauan
4. Saring sesudah dingin.

Air putih
2 cangkir

Cara pemakaian:
Dewasa: 2 kali sehari 1 cangkir,
Anak: 2 kali sehari ½ cangkir

Sumber:
Kementrian Kesehatan RI

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

71 |
Ramuan Peningkat
Daya Tahan Tubuh
Cara membuat:

6
Bahan:
Bawang putih
tunggal (lanang)

1. Bawang putih dicuci
bersih dan
dimemarkan sampai
halus
2. Kemudian campurkan
ke dalam air hangat
3. Tambahkan madu
4. Aduk hingga larut.

Madu
secukupnya

Air putih
1 gelas

Cara pemakaian:
Ramuan diminum
2 kali sehari sebanyak
secukupnya

Sumber:
Kementrian Kesehatan RI

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020

81 |
Surat Edaran Nomor:
HK.02.02/lV.2243/2020 tentang
Pemanfaatan Obat Tradisional
Untuk Pemeliharaan Kesehatan,
Pencegahan Penyakit, dan
Perawatan Kesehatan
Formularium ramuan obat
tradisional Indonesia (FROTI)
melalui Keputusan Menteri
Kesehatan Nomor
HK.01.07/Menkes/187/2017,
Undang-Undang No. 36 Tahun
2009 tentang Kesehatan

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PANCASILA

|

DESEMBER 2020



Fleepit Digital © 2020