History of Fashion by Gilang Ar Rayan

Gilang Ar Rayan / C1125052




Gilang Ar Rayan / C1125052

Fashion History Archive Dosen Pengampu : Dr Ratna Endah Santoso S.Sn, M.Sn

Gilang Ar Rayan / C1125052

Table of Contents

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Table of Contents

1

1.. Pra Historic 5 5.. Ancient Roma 9 9.. Midle Gothic 13 13.. Elizabeth Jacobean 2 2.. Ancient Egypt 6 6.. Early Christian and Byzantyn 10 10.. Late Gothic and Early Renaisans 14 14.. Early Baroque 3 3.. Mesopotamia 7 7.. Barbaric, Caroligan, Byzantyn 11 11.. High Renaisans 15 15.. Late Baroque 4 4.. Ancient Greece 8 8.. Early and High Gothic 12 12.. Early Mannerist Renaisans 16 16.. Raccoco

1

17

17.. Neoclassicisme and Revolution 22 22.. Late Victorian and Edwardian 18 18.. Directiore and Empire 23 23.. World War I n The Twenties 19 19.. Romantic 24 24.. The Tirties n World War II 20 20.. Victorian and Second Empire 25 25.. The Cold War 21 21.. Late Victorian 26 26.. Contemporary

17

Pemahaman Periodesasi

Periodesasi adalah pengelempokan waktu berdasarkan zaman, dalam sejarah fashion konsep ini digunakan untuk membagi rangkaian peristiwa yang kompleks ke dalam waktu yang lebih spesifik, sehingga pekerkembangan peradaban manusia mudah di pahami BC/BCE 2.000.000 BC Before Christ (BC) BC atau Before Christ adalah periode penanggalan sebelum kelahiran yesus kristus, bisa disebut sebelum Masehi yang di hitung mundur menuju 1 tahun Before Common Era (BCE) BCE atau Before Common Era adalah periode yang mirip dengan Before Christ, namun lebih netral secara religius CE/AC 5 BC 1 AD 2026 AD Anno Domini AD atau Anno Domini adalah periode penanggalan setelah kelahiran yesus kristus juga biasa disebut Tahun Masehi dan digunakan hingga saat ini Common Era CE atau Common Era adalah periode umum, ini digunakan secara luas dalam penulisan akademik modern

Pemahaman Periodesasi

Pra Historic

2.600.000 - 3000 BC

Pra Historic

Paleotikum

2.600.000 - 10.000 BC Zaman Paleolitikum (Zaman Batu Tua) merupakan fase awal sejarah saat manusia hidup berpindah-pindah (nomaden). Pada masa ini, kelangsungan hidup mereka sangat bergantung pada alam, dengan mengandalkan alat batu yang masih kasar serta kemampuan berburu dan meramu. Alat Batu Kasar: Manusia Paleolitikum menggunakan alat dari batu yang dibuat secara sederhana dengan cara memukul batu satu dengan lainnya hingga membentuk sisi tajam. Gaya Hidup Nomaden: Mereka hidup berpindah-pindah mencari makanan, tinggal di gua atau tempat terbuka. Berburu dan Meramu: Aktivitas utama mereka adalah berburu hewan liar dan mengumpulkan tumbuhan liar untuk makanan. Belum Mengenal Pertanian: Tidak ada kegiatan bercocok tanam atau peternakan pada zamanPaleolitikum. Kain dan Material terbuat dari bahan mentah alami seperti kulit hewan, bulu hewan, tulang, dan dedaunan. Fungsinya untuk bertahan hidup, melidungi tubuh dari cuaca ekstrem, dan mencegah cedera saat berburu mereka mengolah kulit melalui pengunyahan, pengasapan, dan penjahitan dasar menggunakan peralatan tulang atau tanduk rusa untuk menghasilkan pakaian yang pas di badan Detail Kontruksi Busana Pengencang dan jahitan: jarum dan penusuk dari tulang/tanduk, benang urat atau serat tumbuhan, jahitan sederhana (overlock, running), kancing dan tali pengikat; kemungkinan penggunaan peniti tulang atau kancing kayu. Cara pembuatan: kulit utuh dililitkan dan diikat dengan sabuk, atau dipotong menjadi potongan-potongan yang disesuaikan (kain penutup pinggang, rok, jubah, legging) di mana iklim dingin membutuhkan bentuk yang lebih terdefinisi. https://inca.ac.id/zaman-paleolitikum/ (20.58) https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11212769/ (21.02) https://www.quora.com/What-was-the-clothing-like-during-the-Paleolithic-age (20.38

Paleotikum

Mesolitikum

10.000 - 6.000 BC Periode Mesolitikum adalah fase transisi dalam sejarah manusia, menjembatani masyarakat pemburu-pengumpul Paleolitikum dan komunitas pertanian Neolitikum. Berlangsung sekitar 10.000 hingga 4.000 SM, era Mesolitikum bervariasi dalam durasi dan karakteristik di berbagai wilayah. Periode ini muncul setelah zaman es terakhir, ditandai dengan iklim yang menghangat yang memungkinkan penggunaan lahan baru dan munculnya lingkungan yang lebih stabil untuk pemukiman manusia. Selama Mesolitikum, orang-orang mulai membentuk komunitas kecil dan terlibat dalam perburuan kelompok sambil secara bertahap beralih ke praktik pertanian awal, yang mengarah ke Revolusi Neolitikum. Pakaian pada zaman Mesolitikum sangat fungsional dan disesuaikan dengan iklim. Pakaian umumnya terbuat dari kulit dan bulu binatang, serta serat tumbuhan seperti kulit kayu dan anyaman daun. Potongannya sederhana, berbentuk jubah, cawat, dan tunik yang dijahit menggunakan jarum dari tulang Kain dan Material pakaian pada zaman Mesolitikum (Zaman Batu Madya) sangat fungsional dan disesuaikan dengan iklim. Pakaian umumnya terbuat dari kulit dan bulu binatang, serta serat tumbuhan seperti kulit kayu dan anyaman daun. Potongannya sederhana, berbentuk jubah, cawat, dan tunik yang dijahit menggunakan jarum dari tulang Detail Kontruksi Busana Konstruksi busana pada era tersebut dilakukan dengan melubangi kulit hewan menggunakan penusuk dari tulang atau tanduk sebelum dijahit secara manual menggunakan benang dari urat/tendon, menerapkan teknik tambal sulam untuk menyatukan potongan kulit kecil menjadi pakaian berpotongan sederhana seperti jubah atau tunik ponco, serta menggunakan sistem pelapisan pakaian dengan arah bulu yang dapat diatur menghadap ke dalam atau ke luar sebagai isolasi suhu yang efektif. https://www.ebsco.com/research-starters/anthropology/mesolithic ( 21.23) https://www.quora.com/What-are-some-clothing-styles-of-the-Mesolithic-age (20.56)

Mesolitikum

Neolitikum

6.000 - 3.000 BC Periode Neolitikum adalah era terakhir dari zaman batu, transisi mereka mulai berkembang signifikan dari masih nomaden sekarang sudah mulai menetap, mengasah senjata, dan bercocok tanam. Merek juga sudah mulai membuat komunitas dan lain lain, pada era ini juga awal transisi ke zaman perunggu dimana senjata sudah bukan lagi dari batu tetapi dari perunggu yang di tempah. Manusia Neolitikum tidak menulis. mereka meninggalkan banyak jejak, termasuk fondasi rumah mereka, situs pemakaman, peralatan, dan kerajinan tangan. Mereka memelihara babi dan anjing, dan, seperti di semua budaya Neolitikum, terdapat produksi tembikar yang luas. Kain dan Material Pakaian pada zaman Neolitikum bercirikan transisi dari penggunaan kulit binatang ke kain tenun manusia purba mulai memintal serat alami seperti kapas, rami, dan wol. Model pakaian yang umum meliputi cawat, tunik (baju longgar), dan mantel atau selimut. Detail Kontruksi Busana Zaman Neolitikum (batu baru) menandai revolusi besar dalam konstruksi busana manusia. Manusia beralih dari penggunaan kulit hewan mentah ke teknik menenun serat tanaman dan bulu domba menggunakan alat tenun. Pakaian pada era ini mulai dipotong dan dijahit agar lebih pas dan sesuai dengan bentuk tubuh. https://asia-archive.si.edu/learn/for-educators/teaching-china-with-the-smithsonian/explore-by-dynasty/neolithic-period/ (21.36) https://youtu.be/ijRKHPsi4n4?si=vJ97-taGRbYxtUMV (21.07) https://www.britannica.com/event/Neolithic (21.38)

Neolitikum



Flipbook Gallery

Magazines Gallery

Catalogs Gallery

Reports Gallery

Flyers Gallery

Portfolios Gallery

Art Gallery

Home


Fleepit Digital © 2021