Dokumen ini menyajikan gambaran teknis mengenai tenda posko SAR, yang berfungsi sebagai pusat komando sementara, tempat perlindungan bagi personel, serta area penyimpanan logistik dan peralatan yang diperlukan selama pelaksanaan SAR. Fungsi utamanya meliputi koordinasi, perencanaan, komunikasi, dan pengendalian operasional secara efektif di lapangan. (Hal. 3)
Tenda posko SAR dirancang dengan fokus pada kemampuan menahan cuaca, perlindungan lingkungan, serta kemudahan mobilisasi. Material yang dipakai bersifat antiair dan rangkanya ringan namun kokoh, sehingga dapat dioperasikan di berbagai medan dan kondisi cuaca ekstrem. (Hal. 3)
Langkah pertama adalah membuka kotak penyimpanan tenda dan rangka, lalu memisahkan setiap komponen sesuai dengan kategorinya serta menentukan arah pintu depan tenda sebelum didirikan. (Hal. 4)
Kemudian siapkan dan rakit rangka atap yang melibatkan konektor, palang lengkung, serta palang lurus, sambil menyesuaikan warna pada ujung konektor dan palang sebagai panduan penyusunan. (Hal. 4)
Selanjutnya siapkan tali webbing pengencang untuk rangka atap agar rangka tetap terpasang dengan kuat. (Hal. 4)
Pasang tali webbing pada rangka atap dengan menempelkan velcro di ujungnya dan menyebarkan tali secara melintang dari sisi kiri ke kanan untuk kekencangan merata. (Hal. 4)
Tarik hingga rangka terasa kencang lantas rekatkan kembali; gunakan tali berwarna oranye khusus untuk bagian atap lengkung guna menjaga kestabilan tenda. (Hal. 4)
Setelah rangka atap dan tali pengencang terpasang, tarik kain luar tenda sampai menutupi rangka dengan rapih dan pas. (Hal. 4)
Ikat seluruh tali bagian bawah kain tenda ke rangka atap agar kedudukan tenda tetap stabil saat proses pendirian. (Hal. 4)
Angkat atap tenda secara bersamaan, masukkan ujung tiang utama ke konektor rangka atap, lalu bagian bawahnya masuk ke sok konektor palang bawah; ulangi langkah ini untuk sisi lainnya. (Hal. 4)
Pasang palang dinding pada bagian bawah pintu dengan memutar palang yang telah dimasukkan ke sok konektor, sehingga rangkaannya terhubung dengan kuat. (Hal. 4)
Masukkan palang-palang tersebut ke sok konektor bawah di kedua sisi depan dan belakang tenda untuk mendapatkan kestabilan struktural yang merata. (Hal. 4)
Terakhir, pasang tiang penyangga kanopi pintu dengan memasukkan ujung tiang ke posisi yang tepat untuk menambah dukungan pada kanopi. (Hal. 4)
Bagian ini menjelaskan komponen-perangkat yang ada dalam peti peralatan tenda posko, mencakup elemen-elemen penting yang dibutuhkan untuk perakitan rangka, pengait, dan perlengkapan pendukung lainnya. (Hal. 9)
Secara garis besar, isi peti mencakup perlengkapan pengencang, konektor, dan palang yang diperlukan untuk merakit struktur tenda secara menyeluruh. (Hal. 9)
Gambaran penyusunan rangka atap menyoroti kombinasi konektor, palang lengkung, dan palang lurus, dengan panduan warna pada ujung-ujung komponen untuk memudahkan orientasi saat merakit. (Hal. 11)
Sketsa pemasangan rangka samping menekankan urutan langkah yang tepat agar rangka samping terpasang kokoh dan selaras dengan bagian utama tenda. (Hal. 12)
Panduan pemasangan rangka pintu melibatkan penempatan palang pada sok konektor dan penyelarasan bagian dinding pintu agar akses keluar masuk berjalan lancar. (Hal. 13)
Palang tenda memiliki fungsi penting sebagai elemen penguat yang menjaga bentuk serta tegangan struktur tenda saat beban angin atau gerakan operasional. (Hal. 14)
Konektor bawah dan sok palang rangka bawah merupakan sambungan utama yang mengikat elemen rangka bagian bawah, memberi stabilitas dan kemampuan meredam beban lingkungan di area kerja. (Hal. 15)